Back

Peralatan Pengendali Banjir untuk Indonesia

Membangun Ketahanan Kota dengan Peralatan Pengendali Banjir

Indonesia adalah salah satu negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia. Banjir menjadi ancaman paling sering dan paling merusak. Dari Jakarta hingga Semarang, kota-kota besar menghadapi sistem drainase yang sudah tua, kenaikan air laut, dan curah hujan ekstrem.

Kondisi ini menciptakan peluang besar. Produsen peralatan pengendali banjir, penyedia solusi drainase kota, dan pemasok alat kebencanaan bisa segera masuk ke pasar ini.

Banjir Jakarta 2020: Bukti Nyata Kebutuhan Mendesak

Salah satu contoh nyatanya adalah banjir besar di Jakarta pada awal tahun 2020. Hujan deras sejak malam Tahun Baru merendam banyak wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Menurut BNPB melalui CNN, banjir ini menewaskan sedikitnya 30 orang. Sebanyak 62.453 warga harus mengungsi ke tempat penampungan. Korban terbanyak berasal dari Bogor dan Jakarta Timur. Sebanyak 17 orang hanyut, 5 tertimbun longsor, dan 5 lainnya tersengat listrik.

Peristiwa ini menunjukkan celah besar dalam sistem penanggulangan banjir. Terutama karena minimnya pompa air celup, barikade portabel, dan lampu darurat di lapangan.

Tren Tahun 2023: Saatnya Inovasi Masuk

Data BNPB yang dikutip dari TIMES Indonesia menunjukkan hal serupa. Dari Januari hingga Oktober 2023, tercatat 3.089 bencana di Indonesia. Di antaranya, 898 adalah banjir dan 862 disebabkan cuaca ekstrem. Akibatnya, kebutuhan akan material pengendali banjir dan peralatan drainase yang canggih terus meningkat.

Apa yang Dibutuhkan Pasar Saat Ini

EDRRI hadir sebagai platform bagi pelaku usaha untuk menjawab kebutuhan ini. Kategori produk yang saat ini paling dicari meliputi:

  • Material pengendali banjir seperti barikade modular dan karung penyerap air

  • Peralatan evakuasi seperti pelampung bersertifikasi, tali penyelamat, dan lampu darurat

  • Instrumen uji tanah untuk menilai daya serap air dan potensi genangan

  • Pompa air celup dan portabel untuk respons cepat

  • Instrumen monitoring berbasis IoT dan sistem peringatan dini

Terlebih lagi, kerugian ekonomi akibat banjir di tahun 2023 diperkirakan melebihi Rp 5 triliun. Oleh karena itu, sektor ini sangat membutuhkan solusi yang cepat, kuat, dan efisien.

Mengapa Sekarang Waktunya Tepat?

Pemerintah Indonesia berkomitmen pada pengurangan risiko bencana melalui Kerangka Sendai. Selain itu, ada insentif bagi kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan kota tangguh. Di sisi lain, proses masuk pasar menjadi lebih mudah. Standar Nasional Indonesia (SNI) kini mengakui banyak sertifikasi global, sehingga produk luar negeri bisa masuk lebih cepat ke sistem pengadaan lokal.

Kunjungi EDRRI 2025: Jadi Bagian dari Solusinya

Mulailah eksplorasi Anda ke pasar manajemen bencana Indonesia yang berkembang pesat dengan menghadiri Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo Indonesia (EDRRI):

Jakarta International Expo, Jakarta
13–15 Agustus 2025
Info lebih lanjut tentang EDRRI
Daftar sebagai pengunjung

Bertemulah dengan pembuat keputusan, pengadaan pemerintah, dan mitra industri di pameran kebencanaan terbesar di Indonesia. Mari bersama membangun masa depan yang tangguh terhadap banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This website stores cookies on your computer. Cookie Policy